Pages

Jumat, 21 Maret 2014

12 Niat Berdiam di Masjid


Belajar Istiqomah - Duduk (ibadah) di masjid merupakan salah satu ajaran agama yang paling utama, salah satu amal orang bertakwa yang paling mulia, dan salah satu perbuatan orang berihsan yang paling luhur. Tidak ada yang biasa melakukannya kecuali kaum mukmin yang ikhlas. Rasulullah saw, bersabda," masjida adalah taman orang-orang beriman, sedangkan munafik yang berada di dalam masjid ibarat burung di dalam sangkar." Seorang mukmin, ketika duduk di dalam masjid, hendaklah meniatkan duduknya itu dengan dua belas niat yang baik. Ia dapat memperoleh ganjaran yang banyak, pahala yang besar, dan keburuntungan yang agung dengan setiap nia itu. Amal sesungguhnya tergantung pada niat dan setiap orang memperoleh apa yang diniatkannya. Berikut ini akan saya jelaskan kedua belas niat itu: 


1. Melaksanakan dan membiasakan sholat berjamaah. Dengan niat ini seorang mukmin akan mendapat berlipat-lipat ganjaran dan pahala. Rasulullah saw, bersabda, "sholat berjamaah 27 kali lebih tinggi derajatnya dibandingkan sholat sendirian" 

2. Meneladani sunah Rasulullah saw. 

3. Memperbanyak jamaah kaum muslim. Dengan niat ini seorang mukmin akan memperoleh keutamaan yang besar dan menjadi bagian dari mereka, walaupun ia sendiri sudah termasuk kelompok orang-orang yang ikhlas. Rasulullah saw, bersabda, "orang yang memperbanyak jumlah suatu kaum adalah bagian dari mereka." 

4. Bersiap siaga dengan menunggu sholat sehabis sholat. Allah swt, berfirman dalam surah Al 'Imran [3] :200 : "Hai orang-orang yang berian, bersabarlah dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga dan bertaqwalah kepada Allah, supaya kalian beruntung." yang di maksud dengan "bersiap siaga" adalah bersiap siaga di masjid dengan menunggu waktu sholat berikutnya. 

5. Mengasingkan diri serta menjaga pendengaran, penglihatan, mulut, dan anggota badan lainnya dari hal-hal yang dilarang. 

6. Iktikaf di masjid. 

 7. Menimba ilmu dan duduk di majlis dzikir. Rasulullah saw, besabda: " Orang yang pergi ke masjid untuk dzikir kepada Allah swt atau untuk menfngarkan orang yang mengingatkan manusia kepada-Nya, layaknya orang yang berjuang di jalan Allah swt. 

8. Bertemu dengan sesama saudara di jalan Allah swt unvk dapat saling memberi kebaikan di dunia dan sama-sama memperoleh perlindungan-Nya di akhirat kelak. 

9. Mengharap limpahan rahmat dari sisi Allah swt. Rasulullah saw, bersabda: "Tidaklah suatu kaum duduk seraya berdzikir kepada Allah swt, melaikan rahmat-Nya melimpahi mereka, para malaikat mengucapkan salam sejahtera kepada mereka, serta Dia memasukkan mereka ke dalam golongan yang berada di sisi-Nya. Ketika itu seseorang berseru kepada mereka, [kalian telah diampuni dan keburukan-keburukan kalian telah diganti dengan kebaikan-kebaikan]." 

10. Meninggalkan dosa karena malu kepada sesama jamaah masjid dan takut akan makian serta kemarahan mereka. Rasulullah saw, bersabda, "Malulah kepada Ajah seperti kamu malu kepada orang yang shaleh di antaramu!" Nabi 'Isa a.s. Bersabda, "Bergaullah dengan orang yang pandangan matanya membuat kalian ingat kepada Allah, ucapannya membuat kalian giat beramal, dan amalnya membuat kalian mencintai akhirat." 

11. Menyelamatkan diri dari adzab Allah swt. yang dikuatirkan turun secara tiba-tiba. Malik ibn Dinar berujar, "Seandainya adzab turun dari langit, para ahli masjid akan selama dari adzab itu." Dikatakan, "Petir (adzab dari langit) tidak akan menyambar orang yang sedang berdzikir kepada Allah." 

 12. Menjumpai saudara sesama muslim karena Allah swt di rumah-Nya. Diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad saw. bersabda kepada Abu Razin al-'Aqili, "Aku merasakan bahwa bila seseorang keluar dari rumahnya untuk mengunjungi saudaranya karena Allah swt, ia diikuti oleh 70 ribu malaikat yang membaca sholawat untuknya dan berdo'a: 'Tuhan kami, sesungguhnya dia menyambungkan [persaudaraan] karena Engkau, maka sampaikanlah dia!.'" Beliau saw, bersabda lagi kepada Abu Razin, "Jika kamu sanggup menggunakan tubuhmu untuk itu (mengunjungi sesama muslim karena Allah swt.), lakukanlah"

Tidak ada komentar: